Guides

Tesis vs skripsi vs disertasi

Sebelum kamu bingung cari kuliah, kamu harus tau apa perbedaan antara tesis, skripsi dan disertasi.

By carikuliah.com | 2 months ago
carikuliah.com

CARIKULIAH.COM Kita sering bingung ketika kita mau melanjutkan jenjang pendidikan kita ke S1, S2 atau S3. Nah sementara kamu menentukan pilihan kamu coba perhatikan 3 hal ini, yang akan mengikuti jenjang pendidikan kamu dan biar kamu tau perbedaannya apa aja pada saat kamu menceritakan ini kepada orang tua kamu dan teman-teman kamu.

Dalam artikel ini tim carikuliah.com akan mengupas perbedaan antara tesis, skripsi dan disertasi. Secara garis besar perbedaan dari 3 hal ini adalah kedalaman riset kamu untuk membuktikan teori kamu dan cara pembuktian teori yang kamu pilih.

Skripsi

Selain kamu harus menulis skripsi untuk menyelesaikan S1, skripsi adalah perumusan penalaran ilmiah terhadap suatu fenomena. kamu harus menjalankan suatu fenomena menggunakan teori yang telah kamu pelajari sebelumnya. Selain itu kamu harus menjelaskan penjelasanmu dengan kaidah penulisan skripsi yang baik dan benar. 

Cara penulisan skripsi lebih simple dibandingkan karya ilmiah yang lain, mengapa? karena yang diperlukan hanyalah bagaimana kamu bisa menjelaskan langkah-langkah dan pendekatan secara ilmiah untuk memperoleh pengetahuan dan dapat melaporkannya secara tertulis. Yang perlu di garis bawahi disini adalah kamu akan diuji oleh universitas, apakah fenomena yang kamu ingin kembangkan dapat kamu JELASKAN secara sistimatis dan didukung dengan riset yang telah kamu lakukan atau teori kamu pilih untuk mendukung pernyataan kamu.

Contoh: Misalnya kamu mau membahas tentang kualitas pendidikan di Indonesia, maka kamu harus bertanya pada diri kamu dengan metode 5W 1H, what, where, who, why, how. Dengan mengadopsi metode ini kamu sudah memulai dasar penelitian kamu, (what) Apa kualitas pendidikan?, (where) Dimana kualitas pendidikan yang kurang baik atau kualitas yang baik? Disini kamu harus lebih spesifik untuk mengambil sample yang kamu ingin jelaskan, (who) siapa saja yang berperan dalam pendidikan di Indonesia?, (why) Kenapa kualitas pendidikan di Indonesia tidak baik atau baik?, (how) Bagaimana cara memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia?

Pada umumnya kamu harus menyertai topik kamu dengan 1 - 2 riset yang kualitatif atau kuantitatif yang dapat mendukung teori kamu. Lebih banyak teori pendukung kamu lebih mendalam kamu akan membahas topik kamu. Maka dari itu kami menyarankan kamu dapat mencari dasar teori kamu sebanyak banyaknya.

Tesis

Secara garis besar tesis adalah suatu karya ilmiah dimana kamu harus mengembangkan teori yang kamu pilih. Ini adalah menjadi syarat kelulusan S2. Cara penulisannya juga harus lebih baik dibanding skripsi.

Tesis adalah hasil riset kamu lebih mendalam dibandingkan skripsi dimana kamu harus menyertai riset kamu secara kualitatif dan kuantitatif 3 - 5 teori atau data untuk kamu bisa mengupas permasalahan topi yang kamu pilih lebih mendalam. Hal yang perlu kamu garis bawahi disini adalah kamu akan dinilai untuk ANALISA suatu kejadian/ fenomena secara komprehensif.

Contoh: Misalnya kamu mau membahas tentang penurunan kualitas pendidikan di jenjang SMA. Dari seluruh teori dan riset yang telah kamu lakukan sebelumnya kamu harus tau bagaimana cara menjelaskannya dengan metode 5W 1H dimana kamu harus mengumpulkan teori-teori yang mempengaruhi penurunan kualitas pendidikan. Teori yang kamu kumpulkan bukan hanya semata-mata untuk menjelaskan teori kamu. Tapi dari hasil riset tersebut kamu harus dapat bisa menyimpulkan dan menguji teori/ hipotesis kamu yang mana nantinya akan kamu serahkan kepada universitas untuk di pelajari.

Disertasi

Ini adalah syarat kelulusan S3 untuk mendapatkan gelar Doktor. Dalam disertasi dari seluruh riset, teori dan hipotesis yang kamu dalami. Kamu sudah harus tau apa permasalahannya dan kamu harus bisa merumuskan solusi baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia (menggunakan contoh di atas).

Kesimpulan dari semua ini, riset harus dilakukan tanpa henti dan apabila kamu mau melanjutkan ke jenjang S3, kamu bisa menjadi seorang yang dapat merumuskan solusi permasalahan yang sedang di hadapi oleh negara Indonesia.

How cool is that?