Updates

5 mitos tentang jurusan bisnis yang membuat kamu salah pilih jurusan

Carikuliah mengulas pembahasan tentang mitos jurusan bisnis yang mungkin kamu tidak tau sebelumnya

By carikuliah.com | 2 months ago
carikuliah.com

Bisnis adalah salah satu jurusan terpopuler dalam kalangan mahasiswa. Biasanya, mahasiswa memilih bisnis sebagai "jalan keluar yang mudah", terutama jika mereka sedang dilema menentukan jurusan. Berkenan bisnis sangat berperan di abad kita kini, bisnis dianggap sebagai jurusan yang paling menjanjikan untuk masa depan kita. Alkisah, mitos yang memutari jurusan ini tidak ada habisnya.

 

Jangan mau dibohongi, tidak semua yang kamu dengar tentang jurusan bisnis valid. Inilah 5 mitos salah mengenai kuliah jurusan bisnis:

 

1. Dijamin menjadi milyader 

 

Walau tidak mengejutkan bahwa menjadi lulusan sekolah bisnis akan memberimu banyak keuntungan, kesuksesan yang menjanjikan peran sebagai seorang jutawan bukanlah salah satunya. Iya, betul bahwa gelar bisnis akan memberi kamu lebih banyak peluang untuk mendapatkan penghasilan tinggi. Tetapi, ini tidak berarti bahwa untuk menjadi seorang milyader, target yang akan kamu tempuh akan begitu mudah dicapai. 

 

Penghasilan awal lulusan bisnis rata-rata hanya mencapai Rp. 600,000 - 800,000 (PayScale College Salary Amerika Serikat tahun, 2017-2018). Ini jauh dari penghasilan milyader yang tentu juta-jutaan. Namun, jangan putus asa dulu—meskipun tidak terjamin akan menjadi milyader, ini tidak menghilangkan kemungkinan untuk menjadi satu kedepannya. Semangat dan kerja keras, it will pay off!

 

2. Jurusan bisnis tergolong enteng

 

Jelas, mitos yang mengklaim bisnis sebagai jurusan yang super gampang clearly keliru. Tidak ada jurusan yang mudah diselesaikan, dan itu adalah fakta. Semua mata pelajaran yang terkait dengan jurusan itu cukup sulit. Negosiasi harga, akuntansi, keuangan,  ekonomi—ada banyak aspek seputar jurusan bisnis. Jangan menganggap kursus ini dengan enteng, sebab upaya yang dibutuhkan untuk lulus dari jurusan ini sama sulitnya dengan jurusan lainnya. 

 

Studi ekstensif kursus ini menyebar ke mana-mana, dari menciptakan bisnis untuk mencari nafkah, hingga usaha mengejar media terkini untuk menyesuaikan pasar dengan tren tertentu. Terutama dengan lingkungan keras yang mengelilingi pasar masa-masa kini, mahasiswa bisnis harus melatih-diri untuk beradaptasi agar mendapatkan keuntungan yang akan memberi mereka profit terbesar. 

 

3. Harus pintar matematika

 

Nah, inilah mitos yang sangat tipikal - bahwa semua siswa bisnis harus jenius dalam matematika. Meskipun menjadi ahli matematika akan sangat membantu kursus, sebagian besar perhitungan juga biasanya dilakukan dengan menggunakan kalkulator. Maka dari itu, kamu tidak perlu terlalu khawatir jika tidak terlalu pandai berhitung, karena bukan hanya matematika yang dibutuhkan bila kamu ingin mengambil jurusan ini.

 

Sikap dan keterampilan berkomunikasi kamu terhadap orang lain juga merupakan persyaratan utama sebagai mahasiswa jurusan bisnis. Mata pelajaran teoretis seperti ekonomi dan periklanan juga tidak terlalu menggunakan matematika sebagai alat pelajaran mereka. Jadi, jangan minder dulu ya!

 

4. Dunia bisnis terlalu banyak saingan 

 

Tak terhitung banyaknya orang yang mengatakan bahwa persaingan di dunia bisnis luar biasa sulit. Tetapi, apakah kamu tidak pernah berpikir bahwa persaingan juga ada di bidang-bidang lainnya? Meskipun persaingan mereka kalah tangguhnya dari rivalitas yang berada di dunia bisnis, ini hanya menunjukkan bahwa kamu harus belajar bagaimana cara bersaing either way, karena persaingan pada dasarnya tidak bisa dihindarkan. 

 

5. Karir yang terbatas

 

Mitos ini bisa dibilang agak lucu, karena bisnis adalah salah satu bidang yang paling beragam di dunia pekerjaan. Kebanyakan orang berpikir bahwa menjadi lulusan bisnis akan membatasi opsi karier kamu menjadi pekerjaan kantoran biasa. Jelas, ini salah. Keterampilan inovatif yang kamu peroleh sebagai lulusan bisnis akan meluncurkan kamu ke dalam ribuan pilihan bisnis dan pekerjaan terkait lainnya. 

 

Dari pemasaran, periklanan, perbankan hingga kewirausahawanan, lulusan bisnis juga mendapatkan kesempatan berkarir dalam industri teknologi. Dengan pertumbuhan teknologi intelijen belakangan ini, bidang bisnis perlahan berkoalisi dengan bidang teknologi untuk menciptakan produk serta layanan yang lebih berdaya-guna. 

 

Ini dia, beberapa mitos yang melingkari jurusan bisnis, Semoga bermanfaat!