Updates

5 mitos jurusan komunikasi

kalau kamu sudah tau tentang jurusan komunikasi, think again! Carikuliah megulas mitos ini.

By carikuliah.com | 8 months ago
carikuliah.com

Meski bukan jurusan terpopuler dalam kalangan para pelajar, bidang komunikasi adalah jurusan yang kini mulai naik daun. 

Arti Komunikasi yakni "mempelajari bagaimana kita menyampaikan pesan atau berita secara efisien dan efektif, untuk mendapatkan hasil akhir yang kita inginkan" (HC Indonesia Editor, 2016). Jurusan yang termasuk dalam bidang komunikasi berupa periklanan, linguistik, bahasa, jurnalistik, dll. Seperti jurusan-jurusan yang lain, jurusan komunikasi pun mempunyai mitos-mitos eksklusif mereka tersendiri. 

 

Jika kamu ingin memasuki jurusan komunikasi, inilah 5 mitos salah mengenai kuliah jurusan komunikasi: 

 

1. Mahasiswa komunikasi adalah seorang ekstrovert

 

Banyak yang berpikir bahwa jurusan komunikasi pasti penuh dengan orang-orang yang jago ngomong, ekstrovert, keren-keren, terus pasti gampang bergaul. Nama jurusan nya saja jurusan komunikasi, ya pasti yang memilih jurusan ini sangat percaya diri dalam berbicara dan berkomunikasi. Tetapi itu salah! Malah, sebab ini jurusan komunikasi, jika kamu minder atau merasa tidak terlalu lihai dalam berkomunikasi, ini adalah tempat di mana kamu akhirnya bisa keluar dari cangkangmu. Semua mahasiswa di jurusan komunikasi akan diajari cara berkomunikasi dari tahap terawal. Jadi, jangan takut jika kamu seorang introvert!

 

2. Berhubungan dengan teknologi-teknologi komputer 

 

Nope, jurusan komunikasi bukanlah mata kuliah yang mendidik ilmu teknologi maupun ilmu komputer. Justru, jurusan komunikasi menuntun mahasiswa untuk memahami bagaimana "suatu komunikasi itu bisa berjalan dengan efektif" (Mariela, 2016), dan bagaimana komunikasi mempunyai bentuk yang bukan hanya verbal (secara lisan) tetapi non verbal juga. Ilmu komunikasi yakni membahas tentang pesan akan didengar, komunikator (pengirim pesan), serta komunikan (penerima pesan). 

 

3. Pasti menjadi penyiar 

 

Wrong again! Well, tidak sepenuhnya salah. Betul, memang banyak alumni jurusan komunikasi terjun dalam karier sebagai penyiar, tapi itu bukanlah satu-satunya bidang yang ditawarkan di jurusan ini. Sebagai lulusan jurusan komunikasi, kamu akan ditawari beberapa pilihan karier di dunia pekerjaan. Misalnya, kamu bisa bekerja sebagai videografer yang handal, mungkin sebagai pembawa acara atau penerjemah internasional jika kamu bisa berbicara banyak bahasa. Kamu pun bisa menjadi praktisi media, ataupun entrepreneur. 

 

4. Tidak ada matematika

 

Lah, kan jurusan komunikasi, kok masih ada perhitungan? Jika kamu berpikir bahwa jurusan ini sudah lepas dari matematika, sayangnya kamu keliru. Masih ada beberapa mata kuliah di jurusan ini yang membutuhkan penghitungan dan pengingatan formula yang sangat memusingkan. Sebagai contoh, statistika dasar dan perencanaan media adalah dua mata pelajaran yang membutuhkan perhitungan dalam pelajaran mereka. 

 

5. Jurusan komunikasi gampang 

 

Ah, gampang lah kalau jurusan komunikasi, tiap hari saja kita berkomunikasi. 

 

Bener sih, emang setiap hari pun kita berkomunikasi. Maka, apa alasan kita menekuni ilmu komunikasi lebih dalam jika itu adalah tugas sehari-hari? Alasan nya simpel, yang kita lakukan setiap hari adalah adalah bentuk komunikasi paling dasar yang dipelajari seluruh manusia untuk berbincang dan membuat koneksi. Kita kadang lupa bahwa ada kalanya, kita gagal untuk berkomunikasi secara efektif, sampai-sampai, kegagalan komunikasi seringkali terjadi disekitar kita. Nah, dari itu saja, kelihatan kan betapa susahnya manusia berkomunikasi, walau dilakukan setiap hari? 

 

Inilah beberapa mitos mengenai jurusan komunikasi, semoga bermanfaat.